Ketika Tuhan Jatuh Cinta Wahyu Sujani
usnya yang lebih eksplisit pada aspek ilahi dan pengalaman spiritual yang intim. Namun, berbeda dengan karya-karya yang cenderung bersifat naratif atau deskriptif, Wahyu Sujani lebih mengedepankan gaya kontemplatif dan filosofis, yang menuntut pembaca untuk aktif merenu